Aku suka awan

Tanpa kehadirannya mungkin luasnya langit menjadi tak berwarna dan bermakna.

Setiap hari kupandangi awan-awan itu lewat jendela kamarku. Kadang berwarna biru tua, gelap, biru muda, terang dan putih, terkadang awan2 itu berubah menjadi awan putih yang ke-oren2an karena tersinari cahaya matahari yang hendak terbenam, sangat indah… suasana sore hari yang sejuk dengan kehadiran awan2 tersebut selalu kunantikan.

Ketika memandang, awan2 itu berubah bentuk mengikuti imajinasi yang sulit di percaya. Kadang menjadi muka seseorang dengan berbagai ekspresi, bentuk binatang, bentuk benua, Negara, pulau dan banyak lagi.
Secara perlahan mereka berjalan dan menghilang dari pandanganku digantikan awan2 baru yang datang bermunculan,.

Ketika memandang awan dan langit yang luas beban pikiran pun melayang jauh. Keluhan dan Harapan pun bermunculan, seakan akan awan selalu mengerti apa yang sedang kurasakan. Seakan awan bisa menampung curahan hati yang sedang kurasakan. Terimakasih, aku Tidak Sendiri !!!

Ketika semangat ini hilang, engkau tetap menginspirasi dan menyadarkan kembali bahwa kehidupan ini masih sangat panjang, masih banyak yang belum tercapai, masih banyak yang harus ku lakukan untuk menjadi sosok yang bermanfaat. Masih bnyak hal yang harus ku lakukan untuk membuat hidup ini berarti dan menjadi Sosok pelengkap yang bisa mewarnai banyak hal seperti Awan yang melengkapi luasnya langit.

Semua hal itu luar biasa,tergantung bagaimana kita memandang, cobalah lihat lebih dekat dan kau akan menemukan sesuatu didalamnya. Takan terkira hal biasa pun bisa memiliki sudut yang luar biasa. Maknai segala hal, kau akan merasakan sensasi yang berbeda.


Rabu, 13 Mei 2015




Lihat Awan dari jendela kamar Kos





Komentar